Basic instinct Synopsis




Down-and-out detective Nick Curran, who is involved in a turbulent relationship with Beth Garner, a psychiatrist working for the San Francisco Police Department. Curran is investigating the case of the murder of the wealthy, former rock star, Johnny Boz who was brutally stabbed to death with an ice pick while having sex with a blonde woman. The only lead they have is Catherine Tramell, a successful and extremly wealthy crime writer last seen with Boz the night he died. Curran and fellow detective, Gus Moran (George travel to Tramell's Pacific Heights mansion, but they find only Roxy, Tramell's lesbian lover, is home. Roxy tells them Tramell is at her Stinson Beach beach house, and mentions that "she didn't do it, kill Johnny Boz".

Curran and Moran go to the beach house to question Tramell, and find her on a deckchair by the ocean. The two policemen introduce themselves, and Tramell says to Curran "I know who you are". They ask her questions about her relationship with Boz, and, after specifying that they didn't date ("I wasn't dating him, I was fucking him") she shows very little remorse at hearing he is dead, rather displaying sadness over missing their sexual encounters than his presence.



Both Morran and Gus, along with their superiors, suspect Catherine is responsible for the murder of Boz when they discover that she has written a novel about a former rock star who was killed in the exact same way - tied to the bed with a white scarf and murdered with an ice-pick. After another confrontation with the detectives, Tramell agrees to go to police headquarters to be interviewed about the murder. During this interview, in the famous scene, she uncrosses her legs, revealing she is not wearing any underwear and exposing her genitalia, bringing discomfort and shock to the interrogators in the room, especially Curran, whom she continuously addresses by his first name, Nick.

Later that night, Curran goes to a bar with several of his co-workers, and gets into a heated argument with Officer Nielsen, an Internal Affairs officer who has been a major source of problems for Nick throughout his career. Beth Garner then arrives, and she and Nick leave together. After they arrive at Beth's apartment, the two engage in extremly violent sex. Afterwards Nick decides to start smoking again, Beth tells him where some cigarettes are before curtly and angrily telling Nick to leave her apartment. In another suspicious development, Curran learns that Tramell's parents were both killed in an explosion on their boat when Tramell was an adolescent. Curran also learns that Tramell makes a habit out of befriending vicious murderers such as a woman who stabbed her husband and children to death. Curran finds out during a visit to Tramell's house that she knows things about him that are confidential.

When Curran confronts Garner about this (the only person with access to that private information), she reluctantly tells Curran that, because Nielsen perceived Garner to be biased towards Curran, she gave Nielsen his file in order for Nielsen and other IA investigators to evaluate Curran directly (IA was seriously considering discharging Curran from the police force). Because of this, Curran assaults Nielsen in his office, accusing him of having sold his psychological profile to Tramell. Nielsen screams back "You're through!".

Later, Officer Nielsen is found in his car with a single gunshot from a .38 to the head, and Curran is perceived by many to be the prime suspect, due to their recent altercation. A torrid sexual affair then begins between Curran and Tramell, with an initial air of a cat-and-mouse game. Roxy, Catherine's lover attempts to kill Nick by running him over with Catherine's car but she ends up being killed herself. Curran, though on leave, continues to investigate on his own and discovers several facts which make Tramell seem more and more like the killer. However, he also uncovers facts about Dr. Garner which slowly throw suspicion on her. For instance, it turns out that Tramell and Garner had an affair while in college and each accuses the other of being obsessed with her.

In addition, Curran learns that a psychology professor was murdered with an ice pick while both of the women were attending college and majoring in psychology. Curran's partner is lured to a building and murdered in the same way described in Tramell's new book. Curran, who was left waiting in the car, figures out there is trouble brewing but arrives too late to help his partner. However, Curran finds Beth at the scene and believing she murdered his partner and is going to shoot him, he shoots and kills her. It turns out she had only her keys in her hand and as she dies, she tells Curran she loves him. However, a subsequent examination of Beth's apartment supplies the incriminating evidence needed to brand her as the killer of both Boz and Gus (a .38 revolver, photos of the victims and of Tramell, an icepick, etc.).

In the final scene of the film, Tramell and Curran make love, and afterwards when Nick's back is turned to her, Catherine slowly reaches under the bed. However, she then changes her mind and decides to instead make passionate love to Nick again. As the camera slowly pans down to show the underside of the bed, an ice-pick can be clearly seen lying on the floor.

Synopsis film ayat ayat cinta




indonesian hindi movies legendary synopsis film ayat ayat cinta dari novel karya habibur rohman el sirazhiFilm ayat-ayat cinta ini diangkat dari novel karangan Habiburrahman El Shirazy, mengisahkan tentang seorang pemuda Indonesia bernama Fahri yang berasal dari keluarga sederhana dan sedang kuliah s2 di Universitas Al-Azhar mesir. Film ini diperankan oleh 4 pemeran utama, yaitu Fedi Nuril (Garasi, Mengejar Matahari) sebagai Fahri, Rianti Cartwright sebagai Aisha (Pesan Dari Surga), Carissa Puteri sebagai Maria dan Zaskia Adya Mecca sebagai Noura, Melania Putria sebagai Nurul.

Fahri dalam film ayat-ayat cinta digambarkan sebagai seorang pemuda yang aktif dalam organisasi Islam dan memiliki iman yang kuat, Fahri juga di hadapkan pada masalah jodoh, di mana orang tuanya memintanya untuk segera menikah tapi Fahri sendiri masih bingung akan konsep jodoh sedangkan banyak sekali teman-teman wanita Fahri yang menyatakan cintanya melalui surat pada Fahri, tapi Fahri merasa belum menemukan pilihan Allah untuknya.

Fahri tinggal di lantai 1 suatu flat di Mesir bersama dengan 3 orang teman laki-laki. Fahri memiliki tetangga di lantai 3 flatnya, seorang gadis Mesir yang bernama Maria. Maria digambarkan sebagai gadis cantik yang pandai dalam bidang komputer dan banyak membantu Fahri yang kurang begitu mengerti komputer, dan juga sering memberikan makanan dan ashir mangga kesukaan Fahri. Ternyata Maria jatuh cinta pada Fahri, tapi dia tidak berani menyatakan perasaan cintanya.

Kemudian Muncullah Nurul temen 1 kampus Fahri yang juga menaruh hati pada Fahri, bahkan meminta pakde-nya melamar Fahri untuknya. Hingga kemudian Fahri bertemu dengan Aisha di dalam sebuah kereta dalam perjalanan pulangnya seusai Talaqi. terdapat konflik kecil yang mengawali pertemuan mereka, yaitu di dalam kereta ada 2 warga negara Amerika yang sedang mencari tempat duduk - seorang ibu dan anaknya. Sang ibu terlihat sakit karena tidak terbiasa dengan suhu panas di Mesir dan sang anak mencoba mencarikan tempat duduk bagi ibunya tersebut. Adalah Aisha seorang muslimah yang melihat kesusahan yang dialami 2 warga Amerika tersebut dan menawarkan tempat duduk miliknya untuk sang ibu.

Konflik dimulai ketika ada seorang lelaki muslim yang marah-marah pada Aisha karena Aisha menawarkan tempat duduk pada 2 warga Amerika yang disebutnya Kafir Amerika. Pertikaian pun terjadi dan Fahri berusaha menengahi dan berdialog :

Fahri : Muhammad SAW berkata : “Barangsiapa menyakiti orang asing, berarti dia menyakiti diriku, dan barang siapa menyakiti diriku berarti dia menyakiti Allah”. Kita boleh benci perbuatan seseorang tapi kita tetap harus adil.

Tidak lama setelah itu Fahri menerima pukulan di wajahnya, dan kemudian penumpang lain pun melerai pertikaian tersebut dan lelaki tadi pun pergi. Setelah itu Fahri pun turun dari kereta dan duduk sambil mengusap pipinya yang sakit karena dipukul, tak lama kemudian Fahri di sapa oleh orang amerika tadi yang bersama dengan Aisha, dan ternyata sang anak bernama Alicia, seorang wartawan amerika yang sedang meneliti Islam bersama ibunya. Alicia dan ibunya pun beranjak pergi dan tinggallah Aisha bersama Fahri, mereka pun berkenalan, ternyata Aisha seorang warga negara Jerman. Dalam perkenalan tersebut pun Aisha berkata :

Aisha : “Kamu seorang Muslim yang baik, Jarang saya menemukan seorang Muslim seperti kamu.”

Dan mereka pun berpisah, tanpa tahu apa rencana Allah selanjutnya untuk mereka berdua. Cerita pun bergulir hingga pada satu scene di mana Fahri dan Maria sedang menatap Sungai Nil dari atas jembatan dan terlibat dialog yang menarik.

Maria : Kamu percaya jodoh Fahri?
Fahri : Setiap orang memiliki…
Maria : Jodohnya masing-masing, itu yang selalu kamu bilang. Aku rasa sungai nil dan mesir itu jodoh. Seneng ya kalo kita bisa bertemu dengan jodoh, yang diberikan Tuhan dari langit.
Fahri : Bukan dari langit Maria, tapi dari hati, dekat sekali.

indonesian hindi movies legendary synopsis film ayat ayat cinta dari novel karya habibur rohman el sirazhiPindah ke scene lain dimana terdapat seorang muslimah yang sedang dipukuli oleh lelaki berbadan besar di suatu gang pada malam hari. Ternyata muslimah tersebut bernama Noura, dia kerap kali dipukuli oleh ayahnya yang bernama Bahadur. Fahri dari flatnya di lantai 3 melihat hal tersebut merasa tidak tega dan kemudian menelpon Maria dan meminta Maria untuk menolong Noura. Dengan berat hati Maria pun menolong Noura dan membawanya ke flatnya di lantai 1 untuk menginap sementara. Di saat subuh, Maria pun membangunkan Noura dan bersama Fahri membawa Noura ke tempat Nurul untuk mengungsi sementara. Terkuaklah bahwa Noura ingin dijual oleh ayahnya ke rumah pelacuran, dan ternyata orang yang mengaku sebagai ayahnya selama ini, hanyalah ayah angkat yang menukar Noura sejak kecil. Fahri berniat membantu Noura untuk mencari keluarganya.

Singkat cerita Fahri dengan bantuan temannya di KBRI berhasil mempertemukan Noura dengan orang tua aslinya. Dan Noura pun ternyata diam-diam memendam rasa cinta, dan dalam acara makan bersama untuk merayakan bertemunya Noura dan keluarganya, Noura pun menyerahkan sepucuk surat cintanya pada Fahri, dan berkata : “Demi Allah, Kau lelaki berhati mulia”.

Surat cinta Noura berisi :
Wahai orang yang lembut hatinya, sudah lama aku selalu mengecap pahit, kelam oleh penderitaan. Aku tak ada siapapun kecuali Allah di hatiku, tapi kau datang dengan cahaya. Aku ingin menjadi yang halal bagimu, yang kan kau kecup keningnya, kau hapus air matanya. Dari orang yang selalu merindukan cahayamu, Noura.

Scene beralih pada dialog antara Fahri dengan Alicia dan Aisha yang mengambil setting di sebuah kedai minuman, dimana Alicia ingin mencari informasi tentang Islam dari Fahri. Bahan perbincangan mereka yang menarik adalah ketika membahas tentang isu kekerasan dalam rumah tangga Islam, dimana Fahri dapat memberikan penjelasan dengan baik, beginilah dialognya :

Alicia : Jadi Islam benar-benar menghargai wanita?
Fahri : Islam mengajarkan kita kalau surga itu berada di bawah telapak kaki ibu, Begitu hadist meriwayatkan yang dijadikan dasar Islam sangat menjunjung tinggi perempuan.
Alicia : Lalu bagaimana dengan kekerasan dalam rumah tangga? Bukankah Alquran memberikan ijin suami memukul istrinya?
Fahri : Banyak lelaki muslim pengecut menggunakan Surat An-Nisa sebagai alasan untuk memukul istrinya. Sebenarnya surat An-Nisa menjelaskan 3 langkah jika seorang istri berlaku nusyu, yaitu melanggar komitmen pernikahan. Pertama dinasehati, kedua diperingatkan dan ketiga baru dipukul. Tetapi tidak boleh di muka dan niatnya bukan menyakiti.

Kemudian guru talaqi Fahri Syeikh Utsman menawarkan Fahri untuk melakukan taaruf dengan kemenakan mantan muridnya. Fahri awalnya bingung, tapi akhirnya menerima taaruf tersebut. Sesaat sebelum bertemu dengan kemenakan mantan murid Syeikh Utsman, Fahri yang gugup terlibat perbincangan dengan Syeikh Utsman :
Fahri : Saya ini cuma anak penjual tape. Saya belum punya pekerjaan tetap. Saya, saya merasa nggak pantes.
Syeikh Utsman : Istigfar, Fahri, pernikahan itu bentuk ibadah. Insya Allah akan dibukakannya pintu rizki kepadamu.

Kemenakan mantan murid Syeikh Utsman pun tiba, dan ternyata dia adalah Aisha, Fahri pun tersenyum. Kemudian Aisha pun membuka cadar wajahnya agar Fahri dapat melihat wajah aslinya, betapa terkejutnya Fahri ketika melihat wajah asli Aisha dan berucap “Subhanallah”. Fahri pun merasa menemukan jodohnya, dan ingin memberitahu Maria, namun Maria sedang pergi ke Hurgada bersama ibunya.

Akad nikah pun digelar, dalam suatu perhelatan yang indah, ijab kabul dilaksanakan ditengah kolam, dan begitu selesai ijab maka bertaburlah aneka bunga dan tepuk tangan serta luapan kegembiraan dari seluruh teman dan keluarga yang hadir. Nurul yang mengetahui pernikahan Fahri menangis tersedu karena cintanya bertepuk sebelah tangan tak terbalas sementara Fahri melewati indahnya malam pertama pernikahannya dengan Aisha.

Maria pun pulang dari Hurgada, dan kemudian ingin menemui Fahri, dan akhirnya dia mengetahui bahwa Fahri telah menikah, maka hancurlah hati Maria, menangis terisak-isak di kamarnya sambil memegang salib, memohon kekuatan pada Tuhannya untuk merelakan Fahri pergi dari hatinya. Hari demi hari berlalu, Maria ternyata tidak dapat melupakan Fahri dan mengalami depresi.

Pada suatu malam pakde Nurul dan istrinya meminta Fahri untuk menikahi Nurul, berpoligami tapi Fahri menolak karena pernikahan itu tidak hanya cinta semata. Aisha yang mendengar akan hal tersebut marah kepada Fahri, handphone Fahri pun berbunyi dan ternyata mendapat sms bahwa Maria mengalami kecelakaan di rumah sakit, tak lama kemudian terdengarlah suara pintu di ketuk dan kemudian Fahri yang membuka pintu tersebut, ternyata yang datang adalah 2 orang polisi Mesir yang membawa surat perintah penangkapan Fahri karena dituduh melakukan pemerkosaan terhadap Noura.

Fahri pun di penjara, dan Aisha mulai meragukan apakah Fahri adalah lelaki yang baik, maka dia menemui Nurul dan meminta keterangan dari Nurul, akhirnya Aisha mengetahui bahwa Fahri adalah lelaki yang baik dan tidak pernah memperkosa Noura. Sementara itu, Syeikh Utsman meninggal. Sidang Fahri pun digelar dan kesaksian dari para saksi di perdengarkan. Noura pun bersaksi bahwa Fahri telah memperkosanya, kesaksian dari beberapa saksi lainnya pun sangat memberatkan Fahri dan menunjukkan kalau Fahri bersalah karena telah menculik dan memperkosa Noura.

Fahri pun mencoba untuk mengajukan bukti surat cinta dari Noura yang dititipkannya pada Syeikh Utsman, sebagai bukti bahwa Noura-lah yang mencintai Fahri. Tetapi ternyata surat cinta Noura tidak dapat ditemukan karena disembunyikan oleh Syeikh Utsman yang telah meninggal. Fahri pun mengajukan Maria sebagai saksi, tapi ternyata Maria dan ibunya telah menghilang semenjak Maria mengalami kecelakaan. Aisha pun mencoba mencari tahu dimana Maria, dan akhirnya bisa menemukan tempat tinggal Maria yang baru dan pergi ke sana.

Sesampainya di sana ternyata Maria masih sakit, semenjak sembuh dari kecelakaan Maria tidak mau bangun lagi dan makin merasa depresi hingga tidak sadarkan diri. Ibu Maria memberikan diary Maria pada Aisha, Aisha pun membaca diary tersebut dan mengetahui betapa dalam rasa cinta Maria pada Fahri.

Sepetik isi Diary Maria :
“Kenapa aku tidak bisa meraih mesirku? Apakah karena aku dan dia berbeda? Apakah keyakinan dari Tuhan menghalangi kesucian cinta? Fahri telah menemukan sungai nilnya, dan itu bukan aku. Aku sungguh mencintainya….”

Aisha pun menjenguk Fahri di penjara dan menyerahkan diary Maria agar Fahri membacanya, dan Aisha meminta Fahri untuk menceritakan saat Fahri pertama kali bertemu Maria untuk direkam dan diperdengarkan pada Maria dengan harapan Maria dapat sadar saat mendengar suara Fahri.
Depresi Maria semakin parah, dan akhirnya dibawa ke rumah sakit. Aisha mencoba memperdengarkan suara Fahri, tapi tidak banyak berarti, sepertinya harus Fahri sendiri yang datang menemui Maria.

Aisha kemudian berkonsultasi dengan pengacara Fahri, dan akhirnya diputuskan untuk menggunakan hak warga negara jerman milik Aisha untuk mengeluarkan Fahri dari penjara selama 3 jam untuk menemui Maria. Fahri akhirnya dapat menemui Maria, dan menceritakan kenangannya ketika bersama Maria. Maria memberikan sedikit respon dengan mulai aktifnya pergerakan matanya, Aisha menghampiri Fahri dan berkata :
Aisha : Katakan, kamu akan menikahinya….

Fahri menolaknya, lalu Aisha menarik Fahri keluar ruangan dan mereka terlibat dialog :
Fahri : Poligami tidak semudah itu, ada banyak hal yang harus dipertanggungjawabkan. kamulah yang kupilih atas nama Allah, satu-satunya yang kupilih. kamulah jodohku Aisha.
Aisha : jodoh itu rahasia Allah Fahri. Ada diri muslimah dalam Maria, dia butuh kamu, bayi dalam kandunganku butuh ayahnya. Tolong Fahri, tolong Fahri….

Akhirnya Fahri setuju menikahi Maria, penghulu pun didatangkan, mas kawin disiapkan, Aisha merias Maria dan ijab pun diucapkan, akhirnya Fahri resmi menikahi Maria, tidak ada pesta, tidak ada suka atau gembira, karena Maria masih tidak sadarkan diri. Fahri pun menggenggam tangan Maria dan menciumnya serta mencoba untuk berbicara lagi dengan Maria :
Fahri : Aku mencintai kamu, kamu masih ingat kita bicara di sungai nil tentang jodoh, kamu sudah menemukan jodoh kamu Maria.

Aisha berlari keluar ruangan sambil menangis, sementara Fahri mencium kening Maria. Maria pun membuka mata dan berkata :
Maria : Fahri, jangan tinggalin aku lagi….

Persidangan Fahri pun digelar kembali, dan Maria pun bersaksi bahwa Fahri tidak memperkosa Maria. Seusai kesaksian Maria, Noura pun mengakui bahwa Bahadur-lah yang memperkosa dirinya, dan dia memfitnah Fahri.

Akhirnya Fahri bebas, dan tinggal bertiga bersama dengan Maria dan Aisha di apartemen Aisha. Kebahagiaan Fahri pun dimulai, dimana dia memiliki 2 orang istri yang menyayanginya, tapi itu tidak berlangsung lama, karena Aisha akhirnya memilih pergi ke Turki untuk menenangkan diri dan mencoba menerima semua keadaan ini. Fahri pun menyusul Aisha ke rumah pamannya, akhirnya Fahri bertemu Aisha dan berkata :
Fahri : “Ikhlas Aisha, ikhlas… Aku tidak ikhlas menerima kamu lebih kaya dari aku, aku tidak ikhlas menerima kondisi kita bertiga dengan Maria, hingga aku tidak tahu adil itu apa dan bagaimana, aku akan belajar lagi, tapi untuk itu aku butuh kamu….”

Aisha pun pulang kembali ke rumah dan mereka hidup kembali bertiga dengan lebih berbahagia, karena sudah bisa menerima keadaan bahwa mereka harus hidup bertiga. Kebahagiaan mereka bertiga tidak untuk selamanya, Maria kembali jatuh sakit dan harus dirawat kembali karena jantungnya yang lemah, sementara itu kehamilan Aisha semakin membesar.

Maria yang sakit memanggil Fahri dan Aisha, lalu meminta maaf :
Maria : maafin aku, Fahri, Aisha
Fahri : Maria ga ada yang salah sampe kamu harus minta maaf
Maria : aku minta maaf bukan karena kesalahan aku tapi kebodohanku, sekarang aku baru ngerti antara cinta dan keinginan untuk memiliki tidak sama, maafin aku Fahri, Aisha maafin aku… Fahri ajari aku solat, aku ingin solat dengan kalian…

Mereka solat berjamaah, Fahri sebagai imam, Aisha makmum dan Maria juga sebagai makmum melaksanakan solat dari tempat tidur dan setelah selesai solat, Fahri dan Aisha baru menyadari kalau Maria telah meninggal dalam solatnya, yang pertama dan terakhir….

Epilog sebelum film berakhir :
Maria : Kamu percaya jodoh Fahri?
Fahri : Ya, semua orang memiliki….
Maria : jodohnya masing-masing, itu yang selalu kamu bilang kan? aku rasa sungai nil dan mesir itu jodoh, senang ya kalo kita bisa bertemu dengan jodoh yang diberikan Tuhan dari langit, Insya Allah kamu sekarang sudah mendapatkannya….


Indonesian actreess legendary suzanna was death




indonesian movies, screaming movies, indonesian artis, indnesian actrees, film and cinema actreessTempat peristirahatan terakhir telah disiapkan Suzanna sejak tahun 2001 di Magelang. Di kota ini pula, aktris kelahiran 14 Oktober 1942 in menghebuskan nafas penghabisan. Ratu horor Indonesia ini meninggal dunia pada Rabu (15/10) pukul 23.15 WIB di Magelang, Jawa tengah.

"Iya, betul ibu Suzanna telah meninggal dunia karena sakit diabetes yang dideritanya," ujar sang suami, Clift Sangra seperti yang dikutip dari situs okezone.com.

Kepergian Suzanna yang memiliki nama lengkap Suzanna Martha Frederika van Osch ini disebabkan penyakit diabetes yang diderita Suzanna sejak 30 tahun yang lalu. Sebelum meninggal, Suzanna terlebih dahulu dirawat di Rumah Sakit Harapan, Magelang, Jawa tengah, selama lima hari.

Saat ini, jenazah dari Suzanna telah dimakamkan di Pemakaman Umum Giriloyo, Magelang pada Kamis (16/10) pukul 10.30.

Suzanna mengawali karirnya di dunia hiburan setelah memenangkan kontes Tiga Dara yang diaudisi oleh Usmar Ismail. Selanjutnya Suzanna lebih dikenal sebagai spesialis peran horor. Film-film yang pernah dibintanginya seperti Bernafas Dalam Lumpur, Beranak Dalam Kubur, Pulau Cinta, dan Ratu Ilmu Hitam.

Film terakhir yang dibintanginya adalah Hantu Ambulance. Dalam film ini, Suzanna tidak berperan sebagai hantu, tapi sebagai nenek dari tokoh protagonis yang mengalami teror dari makhluk halus.

The Da Vinci Code Synopsis




Synopsis


indie label,inde movie,synopsis movie,film indonesiaParis. Sepinya malam. Dalam Louvre, seorang kurator berpengalaman , Jacques Saunière, di temukan mati di tangan seorang masochistic kikuk deeprick yang memakai kain chlice belt itu dosa konstan.

Pada malam yang sama. Harvard symbologist Robert Langdon adalah SUMMONED dalam kepolisian Perancis ke Louvre. Ada misteri kematian , tubuh telanjang. Ada juga si cantik cryptologist Sophie Neveu. Dia dan Langdon tim hingga memecahkan misteri sebuah Teka-teki sekitar pembunuhan yang akhirnya membawa mereka ke petunjuk tersembunyi dalam karya seni the artistic joker par yang ternama , Leonardo Da Vinci. Mengambil nafas di tengah-mobil chases, tak putus-putus-memecahkan teka-teki, dan teman palsu, dan Neveu Langdon ras terhadap rahasia yang telah disembunyikan selama berabad-abad.

Phantasmagoric biara dari Sion ; seniman yang membuka tabir teka-teki dari lukisan dari monumental ; kurator yang menanggung nama yang creative di Rennes-le-Château misteri dengan Opus Dei, alias Big Mafia; rahasia dari wahyu yang akan menggoncangkan dunia Barat yang sangat fundamental ; Perawan yang Kudus ; menarik walaupun ketinggalan jaman teori berkomplot; dan, yang tak kalah pentingnya, kisah cinta yang diprediksi.

Dan Brown telah menemukan rahasia sebuah novel yang menarik pada setiap elemen yang terbaik untuk laris di psaran. Kami berharap bahwa Ron Howard dan Tom Hanks - yang telah bekerja sama selama sebelas tahun yang lalu di "Apollo 13" - akan membuat cerita yang lebih baik dari semua ini menggunakan tema sebuah petualangan seru. Dan mereka yang lulus akan menahan diri dari teori spekulatif dan fantasi off terbukti sebagai fakta sejarah ...

Sumber artikel :

Paris. The dead of night. In the Louvre, an aged curator, Jacques Saunière, lies dying at the hands of a masochistic hulking albino who wears a spiked cilice belt around his thigh in constant penance.

Later that same night. Harvard symbologist Robert Langdon is summoned by the French police to the Louvre. There is a cipher next to the dead, naked body. There is also pretty cryptologist Sophie Neveu. She and Langdon team up to solve the enigmatic riddles surrounding the murder that eventually lead them to clues hidden in the works of the artistic joker par excellence, Leonardo Da Vinci. Amid breath-taking car chases, never-ending riddle-solving, and false friends, Neveu and Langdon race towards a secret that has been hidden for centuries.

The phantasmagoric Priory of Sion; the artist who produced the most enigmatic painting of all time; a curator who bears the name of the protagonist in the Rennes-le-Château mystery; the Opus Dei, aka God´s mafia; a secret whose revelation would shake the Western world to its very foundations; the Sacred Feminine; exciting albeit outdated conspiracy theories; and, last but not least, a predictable love story.

Dan Brown has concocted a novel that draws on every possible element to make a best-seller. We hope that Ron Howard and Tom Hanks - who had already teamed up eleven years ago in "Apollo 13" - will make better use of all these ingredients that make for an exciting adventure. And that they will refrain from passing speculative theory and fantasy off as proven historical fact...

Ayat ayat cinta oleh Habiburrahman El-Shirazy




Ayat-ayat cinta adalah sebuah novel yang ditulis oleh seorang novelis muda Indonesia kelahiran 30 September 1976 yang bernama Habiburrahman El-Shirazy. Ia adalah seorang sarjana lulusan Mesir dan sekarang sudah kembali ke tanah air. Sepintas lalu , novel 411 halaman ini di kisahkan seperti novel-novel Islami kebanyakan yang mencoba menebarkan dakwah melalui sebuah karya seni, namun setelah ditelaah lebih lanjut ternyata novel ini merupakan gabungan dari novel Islami, budaya dan juga novel cinta yang banyak disukai anak muda. Dengan kata lain, novel ini merupakan sarana yang tepat sebagai media penyaluran dakwah kepada siapa saja yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Islam, khususnya buat para kawula muda yang kelak akan menjadi penerus bangsa.


Novel ini bercerita tentang perjalanan cinta dua anak manusia yang berbeda latar belakang dan budaya; yang satu adalah mahasiswa Indonesia yang sedang studi Universitas Al-Azhar Mesir, dan yang satunya lagi adalah mahasiswi asal Jerman yang kebetulan juga sedang studi di Mesir. Kisah percintaan ini berawal ketika mereka secara tak sengaja bertemu dalam sebuah perdebatan sengit dalam sebuah metro (sejenis trem).

Mein Neim Ist Aisha
------------------------------
Pada waktu itu, si pemuda yang bernama lengkap Fahri bin Abdullah Shiddiq, sedang dalam perjalanan menuju Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq yang terletak di Shubra El-Kaima, ujung utara kota Cairo, untuk talaqqi (belajar secara face to face pada seorang syaikh) pada Syaikh Utsman Abdul Fattah, seorang Syaikh yang cukup tersohor di seantero Mesir. kepadanya Fahri belajar tentang qiraah Sab'ah (membaca Al-Qur'an dengan riwayat tujuh imam) dan ushul tafsir (ilmu tafsir paling pokok). Hal ini sudah biasa dilakukannya setiap dua kali seminggu, setiap hari Ahad/Minggu dan Rabu. Dia sama sekali tidak pernah melewatkannya walau suhu udara panas menyengat dan badai debu sekalipun. Karena baginya itu merupakan suatu kewajiban karena tidak semua orang bisa belajar pada Syaikh Utsman yang sangat selektif dalam memilih murid dan dia termasuk salah seorang yang beruntung.

Di dalam metro, Fahri tidak mendapatkan tempat untuk duduk, mau tidak mau dia harus berdiri sambil menunggu ada kursi yang kosong. Kemudian ia berkenalan dengan seorang pemuda mesir bernama Ashraf yang juga seorang Muslim. Merteka bewrcerita tentang banyak hal, termasuk tentang kebencian Ashraf kepada Amerika. Tak berapa lama kemudian, ada tiga orang bule yang berkewarganegaraan Amerika (dua perempuan dan satu laki-laki) naik ke dalam metro. Satu diantara dua perempuan itu adalah seorang nenek yang kelihatannya sudah sangat lelah. Biasanya orang Mesir akan memberikan tempat duduknya apabila ada wanita yang tidak mendapatkan tempat duduk, namun kali ini tidak. Mungkin karena kebencian mereka yang teramat sangat kepada Amerika. Sampai pada suatu saat, ketika si nenek hendak duduk menggelosor di lantai, ada seorang perempuan bercadar putih bersih yang sebelumnya dipersilahkan Fahri untuk duduk di bangku kosong yang sebenarnya bisa didudukinya, memberikan kursinya untuk nenek tersebut dan meminta maaf atas perlakuan orang-orang Mesir lainnya.

Disinilah awal perdebatan itu terjadi. Orang-orang Mesir yang kebetulan mengerti bahasa Inggris merasa tersinggung dengan ucapan si gadis bercadar. Mereka mengeluarkan berbagai umpatan dan makian kepada sang gadis, dan ia pun hanya bisa menangis. Kemudian Fahri berusaha untuk meredakn perdebatan itu dengan menyuruh mereka membaca shalawat Nabi karena biasannya dengan shalawat Nabi, orang Mesir akan luluh kemarahannya dan ternyata berhasil. Lalu ia mencoba menjelaskan pada mereka bahwa yang dilakukan perempuan bercadar itu benar, dan umpatan-umpatan itu tidak layak untuk dilontarkan.

Namun apa yang terjadi, orang-orang Mesir itu kembali mrah dan meminta Fahri untuk tidak ikut campur dan jangan sok alim karena juz Amma saja belumtentu ia hafal. Kemudian emosi mereka mereda ketika Ashraf yang juga ikut memaki perempuan bercadar itu, mengatakan bahwa Fahri adalah mahasiswa Al-Azhar dan hafal Al-Qur'an dan juga murid dari Syaikh Utsman yang terkenal itu. Lantas orang-orang Mesir itu meminta maaf pada fahri. Fahri kemudian menjelaskan bahwasanya mereka tidak seharusnya bertindak seperti itu karena ajaran Baginda Nabi tidak seperti itu. Lalu ia pun menjelaskan bagaimana seharusnya bersikap kepada tamu apalagi orang asing sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. Mereka pun mengucapkan terima kasih pada fahri karena sudah megingatkan mereka.

Sementara itu, si bule perempuan muda, Alicia, sedang mendengarkan penjelasan tentang apa yang terjadi dari si perempuan bercadar dengan bahasa Inggris yang fasih.Kemudian Alicia berterima kasih dan menyerahkan kartu namanya pada Fahri.

Tak berapa lama kemudian metro berhenti dan perempuan bercadar itupun bersiap untuk turun. Sebelum turun ia mengucapkan terima kasih pada Fahri karena sudah menolongnya tadi. Akhirnya mereka pun berkenalan. Dan ternyata si gadis itu bukanlah orang Mesir melainkan gadis asal Jerman yang sedang studi di Mesir. Ia bernama Aisha.

Maria, Gadis Koptik yang Aneh
---------------------------------------------
Di Mesir, Fahri tinggal bersama dengan keempat orang temannya yang juga berasal dari Indonesia, yaitu Saiful, Rudi, Hamdi dan Misbah. Fahri sudah tujuh tahun hidup di Mesir. Mereka tinggal di sebuah apartemen sederhana yang mempunyai dua lantai, dimana lantai dasar menjadi tempat tinggal Fahri dan empat temannya, sedangkan yang lantai atas ditempati oleh sebuah keluarga Kristen Koptik yang sekaligus menjadi tetangga mereka. Keluarga ini terdiri dari Tuan Boutros, Madame Nahed, dan dua orang anak mereka - Maria dan Yousef. Walau keyakinan dan aqidah mereka berbeda, namun antara keluarga Fahri (Fahri dkk) dan keluarga Boutros terjalin hubungan yang sangat baik.

Di Mesir, bukanlah suatu keanehan apabila keluarga Kristen koptik dan keluarga Muslim dapat hidup berdampingan dengan damai dalam masyarakat. Keluarga ini sangat akrab dengan Fahri terutama Maria. Maria adalah seorang gadis Mesir yang manis dan baik budi pekertinya. Kendati demikian, Fahri menyebutnya sebagai gadis koptik yang aneh, karena walaupun Maria itu seorang non-muslim ia mampu menghafal dua surah yang ada dalam Al-Quran dengan baik yang belum tentu seorang Muslim mampu melakukannya. Ia hafal surat Al-Maidah dan surah Maryam. Fahri juga baru mengetahuinya ketika mereka secara tak sengaja bertemu di metro. Seluruh anggota keluarga Boutros sangat baik kepada Fahri dkk. Bahkan ketika Fahri jatuh sakit pun keluarga ini jugalah yang membantu membawa ke rumah sakit dan merawatnya selain keempat orang teman Fahri. Apalagi Maria, dia sangat memperhatikan kesehatan Fahri. Keluarga ini juga tidak segan-segan mengajak Fahri dkk untuk makan di restoran berbintang di tepi sungai Nil,kebanggaan kota Mesir, sebagai balasan atas kado yang mereka berikan.

Pada waktu itu Madame Nahed berulang-tahun dan malam sebelumnya Fahri dkk memberikan kado untuknya hanya karena ingin menyenangkan hati beliau karena bagi Fahri menyenangkan hati orang lain adalah wajib hukumnya. Setelah makan malam, tuan dan nyonya Boutros ingin berdansa sejenak. Madame Nahed meminta Fahri untuk mengajak Maria berdansa karena Maria tidak pernah mau di ajak berdansa. Setelah tuan dan nyonya Boutros melangkah ke lantai dansa dan terhanyut dengan alunan musik yang syahdu, Maria pun memberanikan diri mengajak Fahri untuk berdansa, namun Fahri menolaknya dengan alasan Maria bukan mahramnya kemudian menjelaskannya dengan lebih detail. Begitulah Fahri, ia selalu berusaha untuk menjunjung tinggi ajaran agama yang dianutnya dan selalu menerapkannya dalm kehidupan sehari-hari.

Si Muka Dingin Bahadur dan Noura yang Malang
----------------------------------------------------------------------
Selain bertetangga dengan keluarga Boutros, Fahri juga mempunyai tetangga lain berkulit hitam yang perangainya berbanding 180 derajat dengan keluarga Boutros. Kepala keluarga ini bernama Bahadur yang terkenal dengan julukan si Muka Dingin karena ia selalu berperangai kasar kepada siapa saja bahkan dengan istrinya madame Syaima dan putri bungsunya Noura.

Bahadur dan istrinya mempunyai tiga orang putri, Mona, Suzanna, dan Noura. Mona dan Suzanna berkulit hitam namun tidak halnya dengan Noura, dia berkulit putih dan berambut pirang. Hali inilah ang membuat Noura dimusuhi keluarganya yang pada akhirnya membuat dirinya tercebur kedalam penderitaan yang amat sangat. Bahadur mempunyai watak yang keras dan bicaranya sangat kasar, Nouralah yang selalu menjadi sasaran kemarahannya. Dan kedua orang saudaranya yang juga tidak menyukai Noura mengambil kesempatan ini untuk ikut-ikutan memaki dirinya.

Sampai tibalah pada suatu malam yang tragis dimana Bahadur menyeret Noura ke jalanan dan punggungnya penuh dengan luka cambukan. Hal ini sudah sering terjadi, namun malam itu yang terparah. Tak ada satu orang pun yang berani menolong. Selain hari sudah larut, Bahadur juga dikenal amat kejam. Akhirnya, karena sudah tak tahan lagi melihat penderitaan Noura, Fahri pun meminta bantuan Maria melaui sms untuk menolong Noura. Awalnya Maria menolak karena tidak mau keluarganya terlibat dengan keluarga Bahadur. Namun setelah Fahri memohon agar Maria mau menolongnya demi kecintaan Maria terhadap Al-Masih, Maria akhirnya luluh juga. Jadilah malam itu Noura menginap di rumah keluarga Boutros. Malam ini jualah yang akhirnya menghantarkan Fahri ke dalam penderitaan yang amat sangat dan juga membuatnya hampir kehilangan kesempatan untuk hidup di dunia fana ini.

Laskar pelangi song by Nidji





cipt: nidji
theme song dedicated to laskar pelangi

mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah tanpa lelah
sampai engkau meraihnya

laskar pelangi takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
warnai bintang di jiwa

*
menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia selamanya



Kalau mau Download Lagu-nya Nidji Laskar Pelangi KLIK DISINI

Synopsis film laskar pelangi






Sebuah adaptasi sinema dari novel fenomenal LASKAR PELANGI karya Andrea Hirata . Sebuah karya yang sangat memukau dan membuat kita takjub dengan realita kondisi dunia pendidikan di negeri kita ini . Karya ini mengundang banyak pihak memberikan berbagai pujian dan kesan yang luar biasa .

Berikut ini synopsis dari karya sinema Laskar Pelangi :

Hari pertama pembukaan kelas baru di sekolah SD Muhammadiyah terasa menjadi sangat menegangkan bagi dua guru luar biasa yang di perankan Muslimah (Cut Mini) dan Pak Harfan (Ikranagara) , serta 9 orang murid yang menunggu di sekolah yang terletak di desa Gantong , Belitong . Sebab kalau tidak mencapai minimal jumlah 10 murid yang mendaftar, maka sekolah akan ditutup.

Namun di kisahkan pada hari itu, muncullah seorang anak bernama Harun , seorang murid istimewa yang telah menyelamatkan harapan mereka . Ke 10 murid yang kemudian diberi nama Laskar Pelangi oleh Bu Muslimah, menjalin kisah yang tak terlupakan dalam romantika kehidupan mereka .

Dalam masa 5 tahun kebersamaan tersebut , Bu Mus , Pak Harfan dan ke 10 murid dengan keunikan dan keistimewaannya masing masing, berjuang untuk terus bisa sekolah . Dihadapkan pada berbagai tantangan berat dan tekanan untuk menyerah , Ikal (Zulfani) , Lintang (Ferdian) dan Mahar (Veris Yamarno) dengan bakat dan kecerdasannya muncul sebagai pendorong semangat sekolah mereka .

Di tengah upaya untuk tetap mempertahankan sekolah , mereka kehilangan sosok yang mereka cintai . Sanggupkah mereka bertahan menghadapi cobaan demi cobaan?

Film ini dipenuhi kisah tentang tantangan kalangan pinggiran , dan kisah penuh haru tentang perjuangan hidup menggapai mimpi , serta keindahan persahabatan yang menyelamatkan hidup manusia , dengan latar belakang sebuah pulau indah yang pernah menjadi salah satu pulau terkaya di Indonesia.

Copyright © 2008 - Synopsis Movie - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template